4 Februari 2016

Liga Champions Eropa

Liga Champions Eropa merupakan salah satu liga sepakbola paling populer di dunia. Meskipun ditujukan untuk mempertandingkan para juara liga domestik namun saat ini Liga Champions Eropa lebih mengutamakan sistem koefisien yang mana liga domestik bisa mengirimkan lebih dari satu wakilnya di Liga Champions Eropa. Format liga mulai diterapkan di Liga Champions Eropa sejak musim kompetisi 1992-1993 sekaligus mengubah brand the European Champion Clubs' Cup menjadi UEFA Champions League.

Liputan Liga Spanyol

Spanyol terhitung lambat dalam menyelenggarakan liga nasional namun kualitasnya bisa disetarakan dengan Liga Inggris dan Liga Italia yang lebih dulu dimulai. Liga Spanyol yang juga dikenal sebagai La Liga mulai digulirkan pada tahun 1929. Talenta berbakat dalam bidang olah raga sepakbola terutama dari Amerika Latin menjadikan La Liga sebagai batu loncatan untuk dapat bermain di tim nasionalnya.

Liputan Liga Italia

Puncak piramida tertinggi sepakbola Italia terletak pada Liga Serie A yang telah bergulir sejak tahun 1898 silam. Awal mula diselenggarakan, Liga Italia menerapkan sistem turnamen yang berlangsung hingga musim kompetisi 1928-1929. Pada musim kompetisi 1929-1930, Liga Italia yang juga dikenal dengan Liga Serie A tidak lagi menggunakan sistem turnamen hingga kini.

Liputan Liga Inggris

Puncak piramida liga sepakbola adalah Liga Inggris yang telah bergulir sejak tahun 1888 dengan nama The Football League namun mengalami perubahan besar ketika pada tahun 1992 sebanyak 20 klub secara bersamaan mengundurkan diri untuk membentuk Premier League. Semenjak era Premier League, sepakbola Inggris semakin menjadi pusat perhatian bagi pecinta sepakbola dunia.